TributeNews86.com, Tanjab Barat – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mulai mematangkan persiapan keberangkatan Tim Kesenian Bidang Kebudayaan bersama Sanggar Pinang Merah untuk mengikuti event “Panggung Bersama” yang digelar di Taman Budaya Jambi.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Disparbudpora Tanjung Jabung Barat, H. Angsori, S.Ag., M.H., bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Bidang Kebudayaan, Suherman, Ketua Sanggar Pinang Merah, Ucok Fendi, serta tim kesenian.
Rapat tersebut membahas berbagai persiapan, mulai dari agenda keberangkatan, kesiapan tim, hingga pematangan karya seni yang akan ditampilkan dalam event budaya tingkat Provinsi Jambi.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Bidang Kebudayaan Disparbudpora Tanjung Jabung Barat. Pasalnya, sejak urusan kebudayaan resmi bergabung dengan Disparbudpora pada awal 2026, setelah sebelumnya berada di bawah naungan Dinas Pendidikan, kegiatan ini menjadi salah satu agenda perdana dalam memperkenalkan serta mengangkat budaya daerah Tanjung Jabung Barat di tingkat provinsi.
Kepala Disparbudpora Tanjung Jabung Barat, H. Angsori, berharap Tim Kesenian Tanjab Barat mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Harapan saya, semoga kita bisa menampilkan persembahan karya terbaik untuk Tanjab Barat di wajah Provinsi Jambi dan menjaga nama baik Tanjab Barat. Apalagi kita ini dikenal sebagai kota religi, tentunya di manapun kita berada harus tetap mengedepankan perilaku yang baik,” ujar Angsori.
Sementara itu, Plt. Bidang Kebudayaan Disparbudpora Tanjung Jabung Barat, Suherman, menyampaikan bahwa keberangkatan tim dijadwalkan pada Senin, 3 Agustus hingga 5 Agustus 2026.
“Kita akan berangkat pada hari Senin, tanggal 3 Agustus sampai 5 Agustus 2026. Saya berharap kita bisa mempersiapkan karya ini secara optimal sebelum hari keberangkatan, sehingga hasilnya maksimal saat penampilan,” ungkapnya.
Dalam event tersebut, Tim Kesenian Tanjung Jabung Barat akan membawakan karya seni tari dan musik berjudul “Makan Behidang”. Karya tersebut diangkat dari tradisi masyarakat Kuala Tungkal yang sarat akan nilai kebersamaan, kesetaraan, keakraban, dan persaudaraan.
Ketua Sanggar Pinang Merah, Ucok Fendi, menjelaskan bahwa tradisi makan behidang merupakan salah satu budaya yang masih lekat dalam kehidupan masyarakat Kuala Tungkal, khususnya dalam berbagai kegiatan syukuran maupun kenduri besar.
“Dalam kesempatan ini, kita akan membawakan tradisi makan behidang yang dipresentasikan melalui tari dan musik. Seperti yang kita ketahui, makan behidang merupakan tradisi yang sangat kental di masyarakat Kuala Tungkal, terutama saat acara syukuran ataupun kenduri besar,” jelasnya.
Event “Panggung Bersama” yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi melalui UPTD Taman Budaya Jambi mengusung tema “Merawat Tradisi, Menghidupkan Kreativitas”.
Kegiatan tersebut akan berlangsung di Panggung Terbuka Rang Kayo Hitam, Taman Budaya Jambi, dengan melibatkan perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.
Melalui kegiatan ini, warisan budaya takbenda diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari tradisi masa lalu, tetapi dapat terus diapresiasi, direvitalisasi, dan ditransformasikan menjadi karya seni yang hidup serta relevan dengan perkembangan zaman.
Keikutsertaan Tim Kesenian Tanjung Jabung Barat dalam event tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas budaya daerah, memperkenalkan kekayaan tradisi masyarakat Kuala Tungkal, sekaligus mempererat jejaring seni dan budaya antarkabupaten/kota di Provinsi Jambi.
(AL)
