TributeNews86.com, Tanjab Barat — Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, menegaskan bahwa camat dan lurah harus menjadi figur pertama yang diandalkan warga ketika membutuhkan layanan pemerintah. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Camat dan Lurah se-Kabupaten Tanjab Barat yang berlangsung di Ruang Pola Utama Kantor Bupati, Kamis, 11 Desember 2025.
Dalam forum yang berlangsung cukup dinamis tersebut, Anwar Sadat mengkritisi masih ditemukannya layanan publik yang lambat dan tidak responsif di beberapa wilayah. Ia menekankan bahwa perangkat kecamatan dan kelurahan tidak hanya bertugas mengurus administrasi, tetapi juga memastikan setiap persoalan masyarakat dapat ditangani cepat dan tepat.
“Camat dan lurah adalah pintu pertama yang didatangi masyarakat. Di era digital seperti sekarang, pelayanan harus makin terbuka dan efisien,” ujar Bupati di hadapan peserta rakor.
Bupati juga menyinggung perlunya penguatan tata kelola pemerintahan. Menurutnya, kualitas pelayanan dasar menjadi indikator utama kepercayaan publik. Ia meminta seluruh camat memperbaiki koordinasi internal dan memastikan setiap layanan, mulai dari administrasi kependudukan hingga penanganan keluhan warga, berjalan tanpa hambatan.
Memasuki masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Bupati mengeluarkan instruksi khusus—seluruh camat diminta melakukan pemantauan lapangan bersama Forkopimcam, khususnya pada sektor pasar, guna mencegah lonjakan harga kebutuhan pokok.
Selain persoalan pasar, Anwar Sadat juga menyoroti jalur lintas Sumatera yang melintasi wilayah ulu. Jalur tersebut dinilai rawan kemacetan dan memerlukan kesiagaan perangkat kecamatan.
“Tetap siaga, jangan sampai kantor kosong. Kita butuh pengawasan terus-menerus demi kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Rakor yang turut dihadiri Sekda, staf ahli, para asisten Setda, kepala OPD, hingga seluruh camat dan lurah itu ditutup dengan sesi diskusi terbuka. Sejumlah camat menyampaikan persoalan lapangan, mulai dari akses infrastruktur hingga kebutuhan peningkatan SDM





