Dugaan Oknum Peserta Arakan Sahur Minta Sumbangan ke Penonton

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

TributeNews86.com, ​Tanjab Barat – Pelaksanaan Festival Arakan Sahur di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang seharusnya menjadi ajang pelestarian budaya dan hiburan religius bagi masyarakat, kini ternoda oleh laporan adanya dugaan oknum peserta yang meminta sumbangan langsung kepada para penonton di pinggir jalan.

​Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, aksi ini dilakukan oleh segelintir individu yang membawa wadah sumbangan saat iring-iringan musik perkusi dan maket melewati rute festival. Hal ini pun memicu beragam reaksi dari warga yang hadir menyaksikan kemeriahan malam tersebut.

Bacaan Lainnya

​Beberapa penonton saat di konfirmasi merasa kurang nyaman karena esensi festival ini adalah hiburan rakyat yang dibiayai oleh pemerintah daerah dan swadaya peserta, bukan ajang untuk meminta-minta di tengah jalan.

“​Kami berharap agar panitia pelaksana dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) serta pihak keamanan lebih memperketat pengawasan agar oknum-oknum tersebut tidak mengganggu kekhusyukan acara.”Ucap Penonton.

​Sebagai event yang sudah masuk dalam kalender pariwisata nasional, tindakan seperti ini dikhawatirkan dapat memberikan kesan negatif bagi wisatawan luar daerah yang sengaja datang ke Kuala Tungkal.

​Pihak panitia diharapkan segera memberikan klarifikasi apakah aksi tersebut memiliki izin tertentu atau murni inisiatif oknum yang tidak bertanggung jawab. Penertiban di sepanjang rute arakan sangat diperlukan guna memastikan kenyamanan penonton tetap terjaga hingga malam puncak nanti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *