TributeNews86.com, Tanjab Barat – Warga Desa Tebingtinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), mengeluhkan adanya genangan limbah yang diduga berasal dari instalasi PDAM setempat. Limbah tersebut diduga telah mencemari lahan dan mengganggu perkebunan kelapa sawit milik warga.
Keluhan tersebut disampaikan warga pada Minggu, 3 Mei 2026. Menurut keterangan warga, aliran limbah berupa lumpur itu sudah terjadi selama bertahun-tahun, namun hingga saat ini belum ada penanganan yang maksimal dari pihak terkait.
“Kami sudah bosan, persoalan limbah ini sudah bertahun-tahun dialami masyarakat, namun tidak ada tindakan nyata yang dilakukan pemerintah daerah. Jangan sampai persoalan ini dibiarkan sampai membesar baru kemudian diurus,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa.
Warga menjelaskan, tumpukan lumpur dari limbah tersebut diperkirakan sudah mencapai ketinggian sekitar 5 meter. Air limbah dikhawatirkan terus merembes dan mengalir ke area perkebunan sawit, yang berpotensi merusak tanaman serta menurunkan produktivitas lahan milik warga.
Terpisah, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, mengakui bahwa permasalahan ini bukanlah hal yang baru. Menurutnya, kejadian serupa sudah berulang kali terjadi.
“Ini sudah berulang, jebol lagi temboknya,” ujar Katamso singkat.
Lebih lanjut dijelaskan Katamso, pihak Direksi PDAM telah menyampaikan laporan terkait kondisi tersebut kepada Bupati. Sebagai tindak lanjut, Bupati telah memberikan instruksi kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera menangani dan memperbaiki kerusakan yang terjadi.
(Tim)





