TributeNews86.com, Tanjab Barat –Kematian dr. Myta menjadi sorotan tajam warganet di media sosial. Muncul dugaan bahwa almarhumah mengalami beban kerja berlebihan (overwork) tanpa waktu istirahat yang cukup. Meski kondisi kesehatannya dikabarkan menurun sejak Maret 2026, ia disebut tetap menjalankan jadwal jaga hingga akhirnya harus dirawat di ICU RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Dalam hal tersebut Manajemen RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal menggelar rapat tertutup mendadak pada Sabtu (2/5), menyusul viralnya kabar kematian dr. Myta Aprilia Azmy, seorang dokter internship yang bertugas di rumah sakit tersebut.
Pihak manajemen RS dikabarkan berkumpul secara tertutup untuk menyikapi isu yang berkembang, namun hingga kini Direktur RSUD KH Daud Arif, dr. Sahala, belum memberikan keterangan resmi.
Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) telah melaporkan kasus ini kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Prosesnya sudah kami laporkan ke pusat. Nanti Kementerian Kesehatan yang akan melakukan investigasi, jadi kita tunggu hasilnya seperti apa,” ujarnya dikutip dari Antara.
Tidak hanya itu Publik juga mendesak investigasi tuntas guna memastikan apakah ada unsur kelalaian manajemen terkait perlindungan kesehatan tenaga medis dalam program internship tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, hasil rapat internal pihak rumah sakit belum dipublikasikan kepada media.





